Rohang Buku NEGASU

ROHANG  BUKU  NEGASU 
  Oleh     Heni Somilawati

Perpustakaan yang berada pada satuan pendidikan formal di lingkungan pendidikan dasar dan menengah yang merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah yang bersangkutan, dan merupakan pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan adalah pengertian perpustakaan menurut Standar Nasional Indonesia untuk Perpustakaan Sekolah (SNI7329-2009).
Salah satu jenis perpustakaan yaitu Perpustakaan Sekolah Lanjutan, yaitu perpustakaan yang berada di sekolah SMP, SMA dan yang sederajat. Pada sekolah ini perpustakaan mulai memiliki gedung sendiri dan sedikit banyak pemanfaatnya sudah di perhatikan.Perpustakaan tentunya harus berfungsi Edukatif, Informatif, Administratif, Rekreatif dan juga Penelitian sehingga tujuan pembelajaran yang dicantumkan dalam kurikulum dapat tercapai dengan baik.Sekolah kami, berdiri tahun 2007 mendapat IMB dan DAK adalah ruangan kepala sekolah, ruangan guru, 3 ruangan kelas, ruang labolatorium dan mesjid. Siswa baru yang mendaftar ke sekolah kami dari tahun 2008 lebih dari 100 siswa sehingga ruangan kelas tidak mencukupi untuk belajar. Ruangan guru, ruangan perpustakaan dan ruangan laboratorium yang tersedia terpaksa digunakan untuk ruangan kelas. Hal tersebut berlangsung beberapa tahun. Bahkan kami telah mencoba untuk melakukan kegiatan belajar siang sampai sore hari untuk kela VII.Berdasarkan hal tersebut, ruangan perpustakaan yang disediakan pemerintah ternyata tidak dapat kami fungsikan semestinya. Karena dalam aturan, setiap sekolah harus memiliki perpustakaan ditambah lagi ada guru yang ikut prelatihan sebagai pengelola perpustakaan, maka kami menggunakan ruang kecil yang semula untuk ruang OSIS. Ruangan tersebut ditata sedemikian rupa untuk penyimpanan buku secukupnya buku. Mebeler yang sejak awal kami terima dari pemerintah banyak yang tidak digunakan dan disimpan dititipkan ke tiap kelas.Guru yang ditugaskan mengelola ruangan tersebut enggan menyebut ruangan tersebut dengan sebutan perpustakaan dengan alasan ruangan tersebut tidak sesuai dengan fungsi perpustakaan yang sebenarnya. Pengelola tersebut memberi nama ruangan tersebut dengan sebutan ROHANG BUKU NEHASU.Ketika rekan guru bertanya mengapa disebut Rohang dan menanyakan artinya, pengelola itu menjawab, “Kata Rohang diambil dari bahasa Sunda yang artinya “Roang” atau sebagian bangunan diantara dua tiang, biasanya suka disebutkan untuk menentukan besar kecilnya bangunan”. Jadi maksud kalimat Rohang Buku Negasu adalah Ruangan kecil tempat menyimpan buku-buku siswa SMPN 3 Sukaratu” Begitu pemjelasannya.Bertahun-tahun dilalui, buku-buku kami selalu menatap,  bertanya dan menahan keinginannya  kapan dia bisa menempati ruangan aslinya. Alhamdulillah bantuan dari pemerintah untuk ruangan kelas tiap tahunnya bertambah tetapi baru sekarang semester dua tahun pelajaran 2015/2016 ruangan perpustakaan yang sejak awal dikirim pemerintah baru bisa dipergunakan semestinya. Awal masuk semester dua ini kami membereskan mebeler yang telah lama menanti digunakan dan menata ruangan tersebut agar berfungsi sebenarnya. Dua minggu ini Alhamdulillah sudah ada perubahan. Ruangan tempat menyimpan buku yang lama berdesakan di tempat sempit, kini buku-buku tersebut bisa bernapas dan menatap manis dan semangatnya siswa untuk belajar dan para pembaca di ruangannya sendiri. Apakan kini pengelola sudah mengganti nama ruangan tersebut menjadi perpustakaan? Rasanya belum bisa saya mengganti nama tersebut, saya secara pribadi akan tetap menggunakan nama “Rohang Buku Negasu” karena ruangan ini mungkin baru 25% bila akan disebut perpustakaan. Di awal tulisan sudah disebutkan bahwa perpustakaan itu harus berfungsi Edukatif, Informatif, Administratif, Rekreatif dan juga Penelitian. Pengadministrasian yang dikerjakan jauh dari keharusan karena pengelolanya selain malas juga harus mengajar.  Keterbatasan sarana dan prasarana terutama jumlah buku yang bersifat rekreatif (hiburan) dan bermutu, dan buku yana bisa dijadikan sumber objek penelitian sederhana dalam berbagai bidang studi bagi siswa masih belum banyak memiliki.            Melalui tulisan ini, kami menanti saran dan kritik dari pembaca yang budiman agar kami bisa memposisikan diri dan melaksanakan tugas sesuai ketentuannya. Dan melalui tulisan ini pula, dengan senang hati dan tangan terbuka lebar untuk menerima bantuan buku-buku yang sekiranya dapat kami simpan di ruangan kami dan bisa pergunakan sebagai menindaklanjuti program budaya membaca.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ungkapan dalam Tulisan

CIBAI (Cara Inovasi Belajar Aktif Interaktif)