CIBAI (Cara Inovasi Belajar Aktif Interaktif)
C I B A I
(Cara
Inovasi Belajar Aktif Interaktif)
Oleh
HENI
SOMILAWATI,S.Pd.
SMPN3
Sukaratu Kab. Tasikmalaya
Dunia pendidikan adalah dunia utama
bagi pemerintah untuk mendercaskan bangsa. Perubahan kurikulum adalah upaya
pemerintah untuk melahirkan cikal pembangun bangsa agar generasi muda lebih
kreatif dan memiliki ilmu yang bisa dihandalkan. Menurut para pakar pendidikan,
kurikulum perlu dikembangkan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi,
baik tantangan internal maupun
tantangan eksternal. Sebagai salah satu tantangan internal adalah guru. Guru adalah orang yang sangat berpengaruh
orang yang sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu,
guru harus betul-betul membawa siswanya kepada tujuan yang ingin dicapai. Guru harus
mampu mempengaruhi siswanya. Guru harus berpandangan luas dan kriteria bagi
seorang guru ialah harus memiliki kewibawaan karena dapat memberikan suatu
kekuatan yang dapat memberikan kesan dan pengaruh.
Siswa merupakan objek utama dalam proses belajar mengajar. Siswa
dididik oleh pengalaman belajar mereka, dan kualitas pendidikannya bergantung
pada pengalamannya, dan belajar dipengaruhi oleh orang yang dikaguminya. Oleh
karena itu, dalam mengadakan pembaharuan pendidikan, kita harus
memperhatikannya dari segi murid karena murid merupakan objek yang akan
diarahkan. Peran guru terkait dengan peran
siswa dalam belajar. Adanya gejala membolos sekolah, malas belajar senda gurau
ketika guru menjelaskan bahan ajar sukar, tidak aktif dalam pembelajaran,
sering keluar kelas misalnya, merupakan ketidaksadaran siswa tentang belajar
dan merupakan permasalahan yang perlu dibenahi.
Guru menurut UU no. 14 tahun 2005 “adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik,
mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta
didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar,
dan pendidikan menengah.” Pembelajaran adalah
upaya pendidik untuk membantu agar siswa melakukan kegiatan belajar. Dengan
perkataan lain bahwa istilah pembelajaran dapat diberi arti sebagai kegiatan
sistematik dan sengaja dilakukan oleh pendidik untuk membantu peserta didik
agar tercapai tujuan pembelajaran. Kegiatan belajar terjadi pada diri siswa
sebagai akibat dari kegiatan membelajarkan. Setiap anak telah dibekali berbagai
potensi yang ada dalam dirinya, tugas pendidiklah mengembangkan segala potensi
yang dimiliki anak tersebut. (Mudjiono.2006). Dengan demikian, guru tentu harus
mengetahui latar belakang siswanya masing-masing untuk menentukan strategi yang akan disampaikan
ketika pembelajaran berlangsung agar siswa merespon baik materi ajar dan tujuan
pembelajaran bisa dicapai dengan baik. Guru dapat diibaratkan sebagai
pembimbing perjalanan, yang berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya
bertanggungjawab atas kelancaran perjalanan itu. Dalam hal ini, istilah
perjalanan tidak hanya menyangkut fisik tetapi juga perjalanan mental,
emosional, kreatifitas, moral dan spiritual yang lebih dalam dan kompleks. Ketika
mengajar guru harus berusaha mencari informasi atau mengetahui kemampuan awal
siswa, apakah siswa sudah paham tentang materi yang akan dijelaskannya? apakah
siswa sudah membaca buku yang guru juga baca?
Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia, kata interaktif /in·ter·ak·tif/ artinya bersifat saling melakukan
aksi; antar-hubungan; saling aktif;. Model
pembelajaran Interaktif adalah suatu cara atau teknik pembelajaran yang
digunakan guru pada saat menyajikan bahan pelajaran dimana guru pemeran utama
dalam menciptakan situasi interaktif yang edukatif, yakni interaksi antara guru
dengan siswa, siswa dengan siswa dan dengan sumber pembelajaran dalam menunjang
tercapainya tujuan belajar. Metode
ceramah yang biasa dilaksanakan sebaiknya sudah tidak digunakan agar siswa
tidak merasa jenuh. Dalam proses
mengajar seorang guru harus mengajak siswa untuk mendengarkan, menyajikan media
yang dapat dilihat, memberi kesempatan untuk menulis dan mengajukan pertanyaan
atau tanggapan sehingga terjadi dialog kreatif yang menunjukan proses belajar
mengajar yang interaktif. Dalam proses kegiatan belajar mengajar yang
interaktif, guru berperan sebagai pengajar, motivator, fasilitator,
mediator, evaluator, pembimbing dan pembaru. Dengan demikian kedudukan siswa
dalan kegiatan pembelajaran di dalam kelas melalui peran aktif, dimana
aktifitasnya dapat diukur dari kegiatan memperhatikan, memcatat, bertanya
menjawab, mengemukakan pendapat dan mengerjakan tugas, baik tugas kelompok
maupun tugas individu. Dalam situasi belajar yang demikian siswa akan
mendapatkan pengalaman yang berkesan, menyenangkan dan tidak membosankan.
Komentar
Posting Komentar